Software Delivery adalah rangkaian proses untuk melepas produk software ke pasar atau pengguna. “Pasar” dan “Produk” bisa menjadi:

  • Sebuah produk alpha untuk pengadopsian awal
  • Rilis berikutnya dari produk operasi internal
  • Sebuah rilis pertama dari aplikasi utama untuk sebuah perusahaan besar

Terlepas dari ukuran perusahaan Anda, konsumen, dan teknologi, Anda terlibat dalam pengiriman perangkat lunak atau software delivery jika Anda harus membangun sebuah perangkat lunak agar dapat dipakai para pengguna.

Software Delivery mencakup kelompok dan tindakan berikut:

  • Bisnis dan produk pemilik untuk kebutuhan
  • Teknologi untuk pengembangan perangkat lunak dan penyebaran
  • Jaminan kualitas untuk pengujian dan validasi

Pemilik bisnis dan produk bertanggung jawab untuk memberikan persyaratan yang dapat ditindaklanjuti. Sebuah persyaratan yang dapat ditindaklanjuti merupakan spesifikasi tertulis dari fitur tertentu. Ini berisi informasi yang komprehensif bagi pengembang untuk membuat fitur tertentu. Ini bukan “Dokumen Persyaratan Waterfall” yang . Ini tidak mencakup semua fitur dari seluruh sistem. Rata-rata, membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk menghasilkan persyaratan yang baik. Ini Bisa lebih lama jika ada perhitungan yang rumit. Namun, sebagian harus dalam lingkup yang kecil terlebih dahulu.

Uji Kualitas Software

Quality Assurance (QA) bertanggung jawab untuk memastikan perangkat lunak yang dikembangkan memenuhi spesifikasi tersebut. Sebuah departemen QA yang baik bekerja sangat erat dengan bisnis untuk membantu mendefinisikan dan memahami pengguna dan kebutuhan mereka.

Kelompok teknologi bertanggung jawab untuk membangun produk. Mereka bekerja secara iteratif yang artinya melibatkan pengguna atau end-user pada tahap pengembangan. Iterasi tersebut bertujuan untuk memenuhi persyaratan serta menangani umpan balik dari QA. Mereka bertanggung jawab untuk semua aspek teknis dari produk, termasuk:

  • Arsitektur software
  • Implementasi software
  • Arsitektur hardware
  • Pengujian kinerja
  • Pengujian keamanan
  • Proses penyebaran (termasuk cara untuk meng-upgrade)
  • Kepatuhan terhadap peraturan

Tim Software Delivery harus dijalankan oleh manajer teknis yang berpengalaman,  yang didedikasikan untuk proyek. Memiliki satu orang untuk troubleshoots, koordinat, melacak, dan langkah-langkah kemajuan sangat penting untuk keberhasilan setiap proyek Software Delivery.

Definisi Software Delivery pada “Dunia Nyata”

Singkatnya, Software Delivery merupakan cara untuk pengiriman perangkat lunak ke konsumen. Banyak diterapkan seperti pada perusahaan Software-as-a-Service (SaaS), perusahaan software, penyedia layanan aplikasi, managed services, penyedia jasa IT outsourcing.

Pada dasarnya seluruh bisnis yang memerlukan pembuatan, perbaikan, serta peningkatan software atau aplikasi, akan sangat memperhatikan kinerja Software Delivery mereka. Hal ini ditujukan untuk dapat mendukung pengembangan berkelanjutan. Pengembangan berkelanjutan merupakan salah satu elemen dari konsep DevOps.