Seluruh usaha saat ini telah menggunakan teknologi internet. Banyak perusahaan startup telah memperoleh manfaat DevOps yang mengungguli perusahaan besar. DevOps adalah akronim dari kata “Development” dan “Operations”. Jadi bisa dikatakan DevOps adalah suatu praktik atau metode yang menitikberatkan kolaborasi dan komunikasi antara pengembang software dan professional IT lainnya.

Tujuan dari metode DevOps pada dasarnya adalah untuk membangun sebuah budaya atau lingkungan dimana suatu perusahaan bisa menghasilkan, menguji serta meluncurkan program atau fitur software dengan lebih cepat, lebih sering, dan lebih bisa diandalkan.

Manfaat DevOps Untuk Perusahaan Segala Ukuran

Banyak perusahaan besar yang sudah mendapatkan manfaat DevOps. Perusahaan-perusahaan tersebut mengaku bahwa setelah mengadopsi metode DevOps pendapatan mereka meningkat. Selain itu, manfaat DevOps yang mereka peroleh juga dalam hal kerjasama antar departemen yang semakin kuat. Salah satu manfaat DevOps terpenting adalah  peningkatan kepuasaan pelanggan. Kepuasan pelanggan dapat meningkat cepat karena perusahaan lebih cepat dan lebih sering memberikan pelayanan atau fitur aplikasi baru dibandingkan sebelum menggunakan metode DevOps.

Berikut garis besar manfaat DevOps untuk perusahaan dengan segala ukuran:

Meningkatkan kepuasan pelanggan

Tujuan utama dari DevOps adalah memberikan program software yang berkualitas tinggi dan lebih cepat. Hal ini ditujukan agar pelanggan menjadi lebih puas, meningkatkan pendapatan, modal awal bisa lebih cepat kembali. Tujuan sekunder dari DevOps adalah untuk membangun tim kerja yang lebih efisien. DevOps sangat dibutuhkan oleh perusahaan yang “bertemu langsung” dengan publik. Contoh: perusahaan retail dan restoran adalah jenis usaha yang sangat bergantung kepada kepuasan pelanggan. Dengan mengadopsi metode DevOps, tim kerja mereka akan lebih teratur dan efisien dalam menghasilkan program atau jasa untuk para konsumen akhir. Sebagai hasilnya perusahaan bisa menghemat waktu, mengurangi biaya produksi, meningkatkan laba, dan meningkatkan kepuasan serta pengalaman pelanggan.

Mengubah sistem kerja lama

Sebelum adanya DevOps, umumnya di dalam suatu perusahaan ada satu dinding pemisah antar departemen. Mereka akan bekerja sendiri-sendiri tanpa ada komunikasi satu sama lain. Hal ini menyebabkan mereka dalam mengerjakan satu projek menjadi saling menunggu gilirannya masing-masing.  DevOps akan mengubah sistem kerja seperti itu. Tiap departemen akan bekerja bersama-sama sehingga lingkungan kerja akan lebih dinamis dan fleksibel. Maka jika ada perubahan situasi dan kondisi di pasar, perusahaan bisa lebih cepat merespon dan membentuk strategi dalam mengatasi perubahan yang ada.

Membangun hubungan empati antar departemen

Salah satu manfaat DevOps adalah membangun hubungan empati antar departemen. Tiap departemen akan tahu apa kesulitan yang dihadapi departemen lain. Hal ini dapat memungkinkan mereka untuk saling membantu menyelesaikan masalah, bagaimana mereka bisa membuat konsumen menjadi lebih puas, bagaimana meningkatkan kinerja perusahaan, dan bagaimana bisa mengurangi kritikan pada perusahaan. Cara berpikir seperti ini pada akhirnya akan meningkatkan efisiensi perusahaan dalam menciptakan inovasi produk dan jasa, dan kecepatan beradaptasi di kala ada perubahan kondisi pasar ataupun di saat berkompetisi.

Menjaga keberlangsungan bisnis

DevOps mendorong transformasi digital di departemen IT untuk terus menghasilkan sesuatu atau berinovasi. DevOps memungkinkan cara kerja yang lebih fleksibel, sehingga apa yang dicita-citakan oleh perusahaan bisa tercapai dan mampu mencapai posisi tertinggi di dalam persaingan bisnis. Transformasi ini membutuhkan kolaborasi dan proses yang lebih baik agar bisa memberikan hasil yang diinginkan perusahaan dan yang dibutuhkan di dalam lingkungan bisnis. Semua ini akan membuat departemen IT menjadi salah satu partner yang diandalkan untuk menjaga keberlangsungan bisnis perusahaan. Departemen IT tidak lagi menjadi divisi yang selalu menghabiskan biaya produksi tinggi dibandingkan departemen lain.

Menyediakan pelayanan digital

Di era teknologi sekarang ini, semua perusahaan di semua bidang industri seharusnya sudah mengubah sistem operasi mereka ke dalam bentuk digital. Oleh karena itu perusahaan seharusnya memiliki inovasi di bidang teknologi agar perusahaan bisa lebih mudah meningkatkan kepuasan dan pengalaman pelanggan. Disamping itu, DevOps juga bermanfaat untuk meningkatkan produktivitas karyawan melalui pelayanan digital. Tokoh sentral dalam pelayanan digital tentu saja program software yang dihasilkan melalui metode DevOps. Dengan begitu bisa dikatakan: DevOps adalah elemen penting yang dijadikan pondasi dalam menyediakan pelayanan digital.

Kemampuan beradaptasi

Situasi dan kondisi bisnis selalu berubah setiap saat. Suatu perusahaan tidak akan tahu kapan dan ke arah mana bisnis akan berjalan. Metode DevOps mengajarkan kebiasaan bagi tim-tim di dalam perusahaan untuk cepat beradaptasi dan memberikan respon yang tepat sesuai perubahan situasi dan kondisi pasar. Oleh karena itu akan sangat menenangkan jika perusahaan memiliki sistem infrastruktur yang bisa diandalkan dalam situasi dan kondisi bisnis apa pun. Faktor eksternal dalam era digital sekarang ini cukup mengalir deras. Kemampuan beradaptasi merupakan hasil dari manfaat DevOps yang sudah diterapkan lebih dari satu tahun. Ini akan berkaitan dengan kemampuan mempertahankan bisnis di tengah persaingan era informasi digital.

Waktu produksi lebih singkat

Ketika suatu perusahaan menerapkan metode DevOps, departemen IT akan bekerja langsung dengan para pengguna bisnis atau kata lainnya para pelanggan. Mereka dapat mengumpulkan informasi apa yang diperlukan perusahaan untuk memberikan pelayanan prima dan bisa menyebarkan informasi tersebut ke departemen lain. Tim pengembang dan operasional dapat bekerja secara paralel. Pengujian dapat dilakukan secara langsung pada sistem yang berjalan, hal ini akan mempercepat waktu pengembangan. DevOps sangat bermanfaat untuk membuat fitur-fitur kecil lebih sering dari biasanya. Misal, seperti marketplace Tokopedia, disaat banyak menerima laporan dari pengguna yang membutuhkan fitur tertentu, perusahaan dapat mengadakan fitur tersebut lebih cepat. Fitur baru dapat dijalankan pada sebagian pelanggan sebagai pegujian A/B. Sebelum dapat melakukan ini, otomatisasi dan orkestrasi infrastruktur teknologi informasi tentunya diperlukan. Pada akhirnya, perusahaan bisa lebih fokus bekerja dalam menghasilkan pelayanan yang dibutuhkan pelanggan.

Waktu pemasaran lebih cepat

Manfaat DevOps lainnya yang bisa dirasakan perusahaan adalah waktu pemasaran produk dan jasa mereka dengan lebih cepat. Karena waktu produksi lebih singkat maka produk dan jasa yang dihasilkan bisa lebih cepat dipasarkan daripada pesaing lain. Dengan begitu peluang perusahaan mendapatkan laba akan lebih cepat serta lebih banyak karena belum ada pesaing lain yang sama-sama memasarkan produk atau jasa sejenis. Peluang perusahaan untuk balik modal pun dengan sendirinya akan datang lebih cepat. Anda dapat bayangkan jika para pengembang (dev) dan tim operasional IT (ops) selalu menyalahkan satu sama lain seperti: Dev mengatakan “fitur tersebut berjalan di sistem lokal kami lho..” dan Ops mengatakan “tapi tidak berjalan di sistem utama kita”. Tentunya dengan cara mengatasi kerumitan IT yang lebih mengedepankan unsur kolaboratif dari awal akan dapat mengatasi hal tersebut.

Lebih cepat merespon permintaan konsumen

Metode DevOps sangat mendorong kolaborasi dan kerjasama antar departemen sehingga jika ada permintaan konsumen atau jika ada perubahan kondisi pasar yang datang tiba-tiba, setiap departemen bisa dengan sigap bereaksi, beradaptasi, dan bekerja sama dalam memenuhi permintaan konsumen atau mengatasi perubahan pasar. Kecepatan bertindak dan kepuasan pelanggan adalah tujuan utama setiap bisnis.

Lebih cepat menjawab umpan balik

Di era digital sekarang ini kebutuhan konsumen akan suatu produk atau jasa bisa berubah dengan cepat. Pelayanan digital membuat konsumen bisa dengan cepat memberi tahu para penyedia produk atau jasa apa saja yang mereka butuhkan. Sebagai akibatnya perusahaan sebagai penyedia produk atau jasa dituntut lebih cepat memberikan respon jawaban terhadap umpan balik yang diberikan konsumen. Metode DevOps akan mampu memberikan respon jawaban dengan lebih cepat sesuai yang diinginkan konsumen. Hal ini dimungkinkan beberapa tim sudah berkolaborasi dengan baik. Disamping itu, pola pikir DevOps sangat mendorong untuk melakukan otomatisasi. Contoh: pada sebuah toko online, mereka dapat melihat statistik produk apa yang paling sering dibeli, kategori apa, dimana lokasi pembeli, usia berapa pembeli dan sebagainya. Hal tersebut merupakan “umpan balik tersembunyi” yang dapat diolah menjadi seuatu yang bermanfaat. Dari sini kita dapat memahami nilai dari praktik budaya DevOps dalam bisnis.

Inovasi

Di era transformasi digital sekarang ini, inovasi adalah kunci utama bisnis. Bisa tidaknya suatu perusahaan bertahan di lingkungan bisnis tergantung pada inovasi digital. Perusahaan harus bisa menghasilkan inovasi berkualitas tinggi dan menemukan apa saja yang sekiranya bisa menjadi hambatan dalam proses produksi dan distribusi. Metode DevOps memungkinkan perusahaan menghasilkan inovasi terbaru berulang kali hanya dalam hitungan hari dan membuat perusahaan bisa langsung mengidentifikasi hambatan dan tantangan yang ada.

Manfaat DevOps Untuk Kolaborasi Restoran dan Gojek

Seperti sekarang ini, usaha kuliner semakin bersaing dalam hal penjualan melalui online. Go-Jek dan GrabBike telah membuat sistem untuk pengantaran makanan. Perusahaan kuliner yang bersedia untuk dilakukan order melalui kedua aplikasi transportasi online tersebut berkemungkinan lebih sering menerima order.  Akan tetapi, ini baru permulaan saja. Tahap selanjutnya, restoran harus membuat sistem sendiri dan mengintegrasikan dengan kedua aplikasi transportasi online tersebut. Sehingga, saat pelanggan order dan driver go-jek atau grabfood melakukan konfirmasi, pihak restoran juga mengetahui adanya informasi menu apa saja yang dipesan. Akhirnya, aktivitas pesan antar makanan yang tadinya 60 menit dapat dipercepat menjadi 30 menit saja. Ini merupakan inovasi yang dapat memberikan keunggulan kompetitif. Dengan metode DevOps, perusahaan dapat terus menerus melakukan inovasi dalam mengembangkan dan menigkatkan kualitas layanan ke pelanggan.

Kemampuan untuk menciptakan aplikasi modern yang aman

Semakin maju bidang teknologi, permintaan pasar akan program software terkini akan terus bertambah. Manfaat DevOps yang bisa langsung dirasakan perusahaan di situasi seperti ini adalah meningkatnya kemampuan untuk menciptakan aplikasi modern yang aman dan sesuai permintaan pasar. Suatu survey menyatakan bahwa perusahaan yang menerapkan metode DevOps cenderung mengalami peningkatan pendapatan, saham, dan produktivitas.